SISTEM INFORMASI DESA BANYUURIP KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK

Artikel

Program Jatim Puspa Berdayakan 60 KPM di Desa Banyuurip melalui Pelatihan Pembuatan Krupuk Kupang

07 November 2025 10:06:38  Admin Desa  129 Kali Dibaca  Berita Desa

Sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Program Jatim Puspa (Jatim Pemberdayaan dan Usaha Perempuan) kembali hadir di tengah masyarakat, kali ini menyapa warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Sebanyak 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengikuti pelatihan keterampilan pembuatan krupuk kupang, sebuah produk olahan khas pesisir yang memiliki potensi ekonomi cukup tinggi di wilayah utara Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi keluarga, khususnya bagi perempuan, agar mampu mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal.


Pemberdayaan Melalui Keterampilan Lokal

Pelatihan ini dirancang tidak sekadar untuk menambah pengetahuan teknis dalam mengolah bahan baku kupang menjadi produk siap jual, tetapi juga sebagai sarana membangun semangat kemandirian dan kreativitas masyarakat.
Para peserta dibimbing langsung oleh instruktur yang berpengalaman dalam pengolahan hasil laut, mulai dari proses pembersihan kupang, pembuatan adonan, teknik pengeringan, hingga pengemasan yang higienis dan menarik.

Dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah ditemukan di sekitar pesisir Banyuurip, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya kelompok usaha kecil menengah (UKM) baru di bidang kuliner khas daerah. Produk krupuk kupang diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.


Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan

Salah satu tujuan utama Program Jatim Puspa adalah memberdayakan perempuan agar memiliki peran lebih besar dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Melalui pelatihan ini, para peserta — sebagian besar ibu rumah tangga — diajak untuk berani memulai usaha dari rumah, memanfaatkan waktu luang secara produktif, dan menambah pendapatan keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, kami jadi tahu cara mengolah kupang menjadi krupuk yang renyah dan bernilai jual. Semoga setelah ini kami bisa memproduksi sendiri dan menjualnya ke pasar,” ungkap salah satu peserta dengan penuh semangat.


Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Keberhasilan program pemberdayaan seperti ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, hingga pendamping sosial yang terlibat langsung dalam mendampingi KPM. Kepala Desa Banyuurip menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, karena dinilai mampu menggugah semangat warganya untuk terus berinovasi.

“Program Jatim Puspa memberikan dampak nyata bagi warga kami. Tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga dibekali keterampilan untuk mandiri dan produktif. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.


Menumbuhkan Ekonomi dari Desa

Melalui pelatihan pembuatan krupuk kupang ini, Program Jatim Puspa membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang menumbuhkan kemampuan, pengetahuan, dan rasa percaya diri masyarakat untuk maju bersama.

Dengan semangat gotong royong dan pendampingan berkelanjutan, Desa Banyuurip diharapkan dapat menjadi contoh desa berdaya yang mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi sumber ekonomi baru bagi warganya.

Program Jatim Puspa terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Jawa Timur yang lebih sejahtera, berdaya, dan mandiri, dimulai dari desa-desa yang terus tumbuh bersama warganya.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Wisata Desa

 Survey Masyarakat

 Arsip Artikel

 Media Sosial