Artikel
Workshop Peningkatan Literasi Kesehatan Orang Tua dalam Upaya Pencegahan Stunting Posyandu Desa Banyuurip
Meningkatkan Pengetahuan dan Peran Orang Tua untuk Mewujudkan Generasi Sehat Bebas Stunting
Desa Banyuurip – Dalam rangka mendukung upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa, Posyandu Desa Banyuurip bersama Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Bidang Sosial SAKA INDONESIA PANGKAH LIMITED menyelenggarakan Workshop Peningkatan Literasi Kesehatan Orang Tua dalam Upaya Pencegahan Stunting. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua balita, ibu hamil, kader Posyandu, serta masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya kesehatan dan gizi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode emas sekaligus periode kritis dalam pertumbuhan anak. Literasi kesehatan yang baik diharapkan mampu membantu orang tua mengambil keputusan yang tepat terkait pola asuh, pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan layanan kesehatan bagi keluarga.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi mengenai pengertian dan dampak stunting, kebutuhan gizi ibu hamil dan balita, pentingnya pemberian ASI eksklusif, praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, pemantauan pertumbuhan anak, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara interaktif dengan tenaga kesehatan guna meningkatkan pemahaman terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengasuhan anak.
Peningkatan literasi kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam pencegahan stunting. Orang tua yang memiliki pengetahuan yang baik tentang kesehatan dan gizi cenderung lebih mampu memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak, mengenali tanda-tanda gangguan pertumbuhan sejak dini, serta memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal. Oleh karena itu, edukasi yang berkelanjutan kepada keluarga menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran dan perubahan perilaku yang mendukung pencegahan stunting.
Melalui workshop ini, diharapkan para orang tua di Desa Banyuurip semakin memahami peran penting mereka dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak, sehingga dapat menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara masyarakat, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan sektor swasta dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Program ini merupakan bagian dari komitmen SAKA INDONESIA PANGKAH LIMITED melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Bidang Sosial dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Melalui peningkatan literasi kesehatan orang tua, diharapkan upaya pencegahan stunting di Desa Banyuurip dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
Kirim Komentar
MASUK
Arsip Artikel
| 16 Januari 2024 | 1.094 Kali | |
Kurangi Penyebaran Penyakit Polio, Posyandu Desa Banyuurip Gelar Vaksin Polio Gratis
|
|
| 30 Januari 2024 | 989 Kali | |
Matriks Program 2021
|
|
| 29 Oktober 2021 | 929 Kali | |
Desa Banyuurip Gresik Dulu Tidak Memiliki Icon, Kini Disulap Jadi Pusat Konservasi Mangrove
|
|
| 29 Januari 2024 | 866 Kali | |
Bahaya di Dapur: Pemahaman tentang Racun dalam Bahan Makanan Sehari-hari
|
|
| 12 Oktober 2021 | 755 Kali | |
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
|
|
| 18 Agustus 2025 | 431 Kali | |
Bencana Alam: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya
|
|
| 26 Januari 2026 | 359 Kali | |
Pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Formasi Kepala Dusun Mulyosari
|
|
| 13 Agustus 2026 | 24 Kali | |
Pemerintah Desa Banyuurip dan BPD Banyuurip Ikuti Gerak Jalan Tradisional Kecamatan Ujungpangkah
|
|
| 31 Desember 2025 | 56 Kali | |
Workshop Penyusunan RAPBDes Tahun Anggaran 2026
|
|
| 21 Februari 2024 | 123 Kali | |
Kerja Bakti Bersama Mengangkat Semangat Hari Peduli Sampah Nasional di Desa Banyuurip
|
|
| 29 Januari 2024 | 866 Kali | |
Bahaya di Dapur: Pemahaman tentang Racun dalam Bahan Makanan Sehari-hari
|
|
| 14 November 2025 | 78 Kali | |
Sosialisasi Konsep Peraturan Desa tentang Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ekonomi Biru
|
|
| 30 Januari 2024 | 303 Kali | |
Matriks Program 2023
|
|
| 30 Januari 2024 | 72 Kali | |
Matriks program 2022
|
|


Telkom Indonesia Bersama Banyuurip Mangrove Center Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Kelestarian Pesisir Gresik
Kolaborasi Peduli Lingkungan, GOW Kabupaten Gresik Bersama DLH, Kwarcab Pramuka Gresik, PGN SAKA dan PKK Tanam Mangrove di Banyuurip Mangrove Center
PKK Desa Banyuurip Gelar Outbound Bersama Pemerintah Desa dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Saka Indonesia Pangkah Limited Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana kepada Sanggar Batik Geger dan Pemerintah Desa Banyuurip
Pemerintah Desa Banyuurip dan BPD Banyuurip Ikuti Gerak Jalan Tradisional Kecamatan Ujungpangkah
Pemerintah Desa Banyuurip Gelar Jumat Sehat Bersama UISI dan Masyarakat Setempat
KKN-PKL Bina Desa Banyuurip 2026, Mahasiswa UNUSA Wujudkan Budaya K3 Melalui Edukasi di Berbagai Sektor Pekerjaan
Kurangi Penyebaran Penyakit Polio, Posyandu Desa Banyuurip Gelar Vaksin Polio Gratis
Matriks Program 2021
Desa Banyuurip Gresik Dulu Tidak Memiliki Icon, Kini Disulap Jadi Pusat Konservasi Mangrove
Bahaya di Dapur: Pemahaman tentang Racun dalam Bahan Makanan Sehari-hari
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
Bencana Alam: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya
Pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Formasi Kepala Dusun Mulyosari
Workshop Penyusunan RAPBDes Tahun Anggaran 2026
Kerja Bakti Bersama Mengangkat Semangat Hari Peduli Sampah Nasional di Desa Banyuurip
Sosialisasi Konsep Peraturan Desa tentang Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ekonomi Biru
Matriks Program 2023
Matriks program 2022