Artikel
Pelatihan Usaha bagi Keluarga TKI dan Eks TKI Dorong Kemandirian Ekonomi melalui Program Migran Aman
Dalam rangka mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga migran, kegiatan Pelatihan Usaha bagi keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Eks TKI telah dilaksanakan sebagai bagian dari Program Migran Aman. Kegiatan ini diikuti oleh keluarga TKI serta para mantan pekerja migran yang memiliki semangat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengelola serta mengembangkan usaha produktif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh wawasan mengenai peluang usaha yang dapat dijalankan sesuai dengan potensi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing.
Peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengelolaan usaha, perencanaan bisnis sederhana, pemasaran produk, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki untuk membangun usaha yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga.
Program Migran Aman tidak hanya berfokus pada perlindungan pekerja migran, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi bagi keluarga migran. Dengan adanya pelatihan usaha ini, keluarga TKI dan Eks TKI diharapkan memiliki alternatif mata pencaharian yang produktif sehingga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi dan berbagi pengalaman menjadi bagian penting dalam pelatihan, karena peserta dapat saling belajar mengenai tantangan dan peluang dalam menjalankan usaha. Semangat untuk terus berkembang dan berinovasi menjadi modal utama dalam mewujudkan usaha yang sukses dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir lebih banyak pelaku usaha baru dari kalangan keluarga TKI dan Eks TKI yang mampu menciptakan nilai ekonomi, membuka peluang kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat. Pelatihan usaha ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat migran yang berdaya, mandiri, dan sejahtera.


Telkom Indonesia Bersama Banyuurip Mangrove Center Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Kelestarian Pesisir Gresik
Kolaborasi Peduli Lingkungan, GOW Kabupaten Gresik Bersama DLH, Kwarcab Pramuka Gresik, PGN SAKA dan PKK Tanam Mangrove di Banyuurip Mangrove Center
PKK Desa Banyuurip Gelar Outbound Bersama Pemerintah Desa dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Saka Indonesia Pangkah Limited Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana kepada Sanggar Batik Geger dan Pemerintah Desa Banyuurip
Pemerintah Desa Banyuurip dan BPD Banyuurip Ikuti Gerak Jalan Tradisional Kecamatan Ujungpangkah
Pemerintah Desa Banyuurip Gelar Jumat Sehat Bersama UISI dan Masyarakat Setempat
KKN-PKL Bina Desa Banyuurip 2026, Mahasiswa UNUSA Wujudkan Budaya K3 Melalui Edukasi di Berbagai Sektor Pekerjaan
Kurangi Penyebaran Penyakit Polio, Posyandu Desa Banyuurip Gelar Vaksin Polio Gratis
Matriks Program 2021
Desa Banyuurip Gresik Dulu Tidak Memiliki Icon, Kini Disulap Jadi Pusat Konservasi Mangrove
Bahaya di Dapur: Pemahaman tentang Racun dalam Bahan Makanan Sehari-hari
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP
Bencana Alam: Pengertian, Jenis, dan Dampaknya
Pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Formasi Kepala Dusun Mulyosari
Aset Desa Banyuurip
Musrenbangdes RPJMDes Tahun 2020 - 2027 dan RKPDes 2026 dan Usulan RKPDes 2027 Desa Banyuurip Soroti Isu Strategis
Sosialisasi Konsep Peraturan Desa tentang Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ekonomi Biru
Membangun Keseimbangan Lingkungan melalui Penanaman Mangrove Bersama PT. PLN Nusantara Power
Racun pada Bahan Makanan yang Dikonsumsi Masyarakat